Api Abadi
Tepat 100 hari menuju Asian Games 2018 obor ajang olahraga paling besar di Asia ini diperkenalkan. Obor ini hasil perpaduan antara budaya Jakarta dan Palembang. Desain ini merupakan perpaduan dua alat bela diri Betawi, yakni golok dan Palembang yakni skin. Desain ini mencerminkan semangat untuk terus mengasah diri dan melambangkan persatuan. Obor ini memiliki tinggi 600 mm dan lebar 35 - 90 mm, dengan berat 1600 gram.
Obor Asian Games 2018 mendarat di Landasan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Menempuh perjalanan 7.300 km dari India, obor tersebut dikawal lima pesawat tempur T-501 Golden Eagle.
Atlet bulutangkis Susi Susanti dipercaya untuk membawa api obor Asian Games 2018 dari India ke Indonesia. Meskipun ada sedikit kendala saat akan dibawa menggunakan pesawat, tetapi semuanya dapat diatasi.
Setelah diinapkan semalam di Museum Dirgantara Mandala, api obor kemudian akan dipadukan dengan api abadi asal Merapen, Jawa Tengah di Candi Prambanan, Rabu (18/7/2018).
Api kemudian akan melakukan perjalanan dengan total jarak tempuh 18.000 km, melalui 50 kota di 18 provinsi, sebelum tiba di Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, untuk upacara pembukaan Asian Games ke-18, Sabtu (18/8/2018) mendatang.
Komentar
Posting Komentar