Postingan

LDKS

LDKS merupakan singkatan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa. Di SMAN 68 Jakarta, kegiatan LDKS merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti oleh para siswanya. LDKS di SMAN 68 tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 - 3 November 2018 LDKS sendiri bertujuan untuk menanamkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan keteladanan kepada para siswa. Pelatihan ini punya peranan penting untuk membangun karakter kepemimpinan agar dimasa depan nanti para siswa bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk keluarga dan masyarakat. Berbagai tantangan yang dihadapi oleh setiap individu maupun kelompok di kegiatan LDKS ini tentunya memiliki sifat membangun karakter siswa ke arah yang lebih positif.

Generasi Z bersumpah pemuda

28 Oktober merupakan bukti bahwa pemuda Indonesia merupakan pemuda yang berjiwa nasionalis tinggi. Para pemuda adalah harapan bangsa, garda terdepan yang dibahunya nama baik negara ini dipertaruhkan. Untuk menunjukkan semangat Sumpah Pemuda, karakter di bawah inilah yang harus dimiliki para millenial. 1. Toleransi Dengan menjaga toleransi antar sesama, perdamaian bukan lagi mimpi semata. Jangan sibuk memaknai apa itu toleransi, praktekan langsung dan nikmati hasilnya. 2. Peduli Manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lainnya, sehingga kepedulian sangat dibutuhkan di dalamnya.

Semut dan Belalang

Pada suatu hari ada seekor belalang yang bertemu dengan sekumpulan semut. Sang belalang bertanya kepada pimpinan dari kumpulan semut tersebut. "Hei semut, apa yang sedang kalian lakukan?" Tanya Sang belalang. "Kami sedang mengumpulkan bahan makanan untuk bersiap menghadapi musim kemarau." Jawab Sang semut. Kemudian Sang belalang berkata, "Kalian ini bagaimana, musik kemarau ksn masih lama, buat apa bersiap dari sekarang. Lebih baik kalian bersenang - senang bersamaku." "Kami tidak ingin kelaparan nantinya." Jawab Sang raja semut. Kemudian Sang belalang pergi dan bersenang - senang sampai kemarau tiba. Pada saat kemarau ia kelaparan dan kehausan. Semua bahan makanan kering, tidak ada lagi yang bisa ia makan, sumber air pun sudah kering.

Sahabat

  Seorang anak bernama Muhammad Ari atau yang biasa dipanggil Ari tinggal di daerah Jawa Barat tepatnya di Desa Flamboyan. Ia bersekolah di SD Negeri 05 Pagi. Ari merupakan salah satu murid yang berprestasi di sekolahnya. Ia dikenal sebagai anak yang rajin, baik, ramah, penyabar, dan pintar oleh para tetangga, para temannya, dan para guru di sekolahnya.   Pada saat Senin pagi, Ari berangkat ke sekolah bersama para sahabatnya. Mereka adalah Tono, Udin, Sausan, dan Salwa. Mereka telah bersahabat sejak masih kecil.  Sesampainya di sekolah, mereka langsung duduk di tempatnya masing  masing. Tak lama kemudian Bu Tati masuk ke kelas.   "Selamat pagi anak - anak," sapa Bu Tati sambil berjalan masuk ke kelas.   "Pagi bu," sahut para murid dengan kompak.   Bu Tati masuk dengan seorang anak laki  laki yang mengikutinya dari belakang. Tono menanyakan tentang nama anak yang dibawa oleh Bu Tati tersebut. Bu Tati mempersilahkan anak yang dibawanya untuk mem...

Api Abadi

Tepat 100 hari menuju Asian Games 2018 obor ajang olahraga paling besar di Asia ini diperkenalkan. Obor ini hasil perpaduan antara budaya Jakarta dan Palembang. Desain ini merupakan perpaduan dua alat bela diri Betawi, yakni golok dan Palembang yakni skin. Desain ini mencerminkan semangat untuk terus mengasah diri dan melambangkan persatuan. Obor ini memiliki tinggi 600 mm dan lebar 35 - 90 mm, dengan berat 1600 gram. Obor Asian Games 2018 mendarat di Landasan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta, Selasa (17/7/2018). Menempuh perjalanan 7.300 km dari India, obor tersebut dikawal lima pesawat tempur T-501 Golden Eagle.  Atlet bulutangkis Susi Susanti dipercaya untuk membawa api obor Asian Games 2018 dari India ke Indonesia. Meskipun ada sedikit kendala saat akan dibawa menggunakan pesawat, tetapi semuanya dapat diatasi.  Setelah diinapkan semalam di Museum Dirgantara Mandala, api obor kemudian akan dipadukan dengan api abadi asal Merapen, Jawa Tengah di Candi Prambanan, Rabu (18/7/20...

Mengapa Memilih SMA 68

     Saya Fahar Labib Zakhori dari SMPN 1 Jakarta. Kenapa si pilih SMAN 68 Jakarta? Awalnya saya tidak kepikiran sama sekali untuk masuk ke SMAN 68 ini, karena berbagai alasan.      Dilihat dari tahun - tahun sebelumnya, nilai para pendaftar SMAN 68 selalu tinggi. Awalnya saya merasa pesimis bisa masuk kesini, tapi karena tahu kalau saya bisa masuk ke SMAN 68 ini melalui jalur lokal saya agak merasa yakin untuk mendaftar. Kedua orang tua dan guru di SMP pun menyarankan untuk masuk ke SMAN 68 ini. Selain itu, kuota jalur undangan untuk masuk ke PTN juga sangat banyak dibanding SMA lain di Jakarta.      Setelah menunggu satu bulan untuk tahu nem, akhirnya tanggal 25 Mei saat yang ditunggu tiba. Alhamdulillah saya dapat nem 359,5. Tadinya saya agak ragu buat masuk ke 68, tapi karena dukungan dari orang tua akhirnya saya daftar di 68.      Alhamdulillah saya diterima di SMAN 68 ini, pas tahu diterima disini s...

R.A Kartini

Raden Adjeng Kartini sometimes known as Raden Ayu Kartini  born in Jepara, 21 April 1879 and died at 17 September 1904 in Rembang. Kartini was a prominent Indonesian national heroine from Java. She was also a pioneer in the area of education for girls and women’s rights for Indonesians. Born into an aristocratic Javanese family in the Dutch East Indies, now Indonesia, she attended a Dutch language primary school. She aspired to further education but the option was unavailable to her and other girls in Javanese society. She came into contact with various officials and influential people including J.H. Abendanon, in charge of implementing the Dutch Ethical Policy. Kartini wrote letters about her feelings and they were published in a Dutch magazine and later as:  Out of Darkness to Light ,  Women’s Life in the Village  and  Letters of Javanese Princess . Her birthday is now celebrated as Kartini Day in Indonesia. She took an interest in mysticism an...